You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
juru parkir meter jalan sabang
photo Doc - Beritajakarta.id

Juru Parkir Akan Dibekali GPS dan Metal Detector

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperbaiki penerapan sistem parkir meter di ibu kota. Selain mengubah sistem pembayaran parkir meter menggunakan uang elektronik, mulai tahun 2015 mendatang, Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan membekali para juru parkir dengan alat pendeteksi kendaraan yang dilengkapi sistem Global Positioning System (GPS).

Lewat alat itu, para juru parkir nantinya bisa tahu pemilik kendaraan mana yang tidak membayar parkir meter

Kepala Unit Pengelola (UP) Perparkiran DKI Jakarta, Sunardi Sinaga, mengatakan, pihaknya akan menindak tegas para pemilik kendaraan di lokasi uji coba parkir meter dengan membekali para juru parkir alat pendeteksi kendaraan yang dilengkapi sistem GPS.

"Lewat alat itu, para juru parkir nantinya bisa tahu pemilik kendaraan mana yang tidak membayar parkir meter," katanya, Rabu (29/10).

Awal November, Parkir Meter Pakai Uang Elektronik

Sunardi menjelaskan, secara tekhnis, cara kerja alat pendeteksi itu serupa dengan alat metal detector. Bedanya, alat tersebut telah didesain terkoneksi dengan mesin serta server pusat milik operator parkir meter. "Jadi cara kerjanya sama seperti metal detector," ujarnya.

Setelah memegang alat itu, kata Sunardi, para juru parkir meter masing-masing akan berkeliling menggunakan sepeda lalu menempelkan alat tersebut ke pelat nomor kendaraan. "Alat itu akan memberi respon kepada kendaraan yang belum membayar. Bila waktu parkir sudah sesuai pembayaran di mesin parkir meter, lampu pada alat pendeteksi tidak akan menyala," terangnya.

Ia menegaskan, kendaraan di lokasi parkir yang kedapatan tidak membayar akan diderek dan diharuskan membayar retribusi sebesar Rp 500 ribu. Penggunaan alat pendeteksi kendaraan parkir meter on street ini ditargetkan mulai berjalan pada 2015 mendatang. "Kita tidak akan pandang bulu lagi kepada para pengguna parkir on street yang tidak mematuhi aturan," tegasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4996 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye3000 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1797 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1786 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1748 personNurito